Tampilkan postingan dengan label Dewi Perssik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dewi Perssik. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 September 2014

Dewi Perssik, Dikenal Artis Kontroversi





Dewi Perssik, Pernah Tiga Bulan Dipenjara  

Dewi Perssik pernah merasakan tiga bulan di Hotel Prodeo terkait perseteruannya dengan Julia Perez (Jupe). Kala itu, Depe ikut main film Arwah Goyang Karawang yang akhirnya judul film itu diganti dengan judul Arwah Goyang Jupe Depe (2011). Saat pengambilan gambar film tersebut, Depe yang beradu akting dengan Jupe terlibat perkelahian yang berakibat saling lapor di polisi. Atas perseteruan mereka, keduanya sama-sama merasakan masuk penjara.

Jupe masuk penjara selama tiga bulan di Rutah Pondok Bambu pada  Maret 2013. Sedangkan Depe  menjadi penghuni Rutan Pondok Bambu pada Kamis, 13 Februari 2014. Mereka masuk penjara karena ketidakpuasan Jaksa penuntut Umum atas hasil sidang. Jaksa sampai mengajukan kasasi di tingkat Mahkamah Agung. Di tingkat Pengadilan pertama, Depe dihukum dua bulan pidana dengan percobaan empat bulan. Kemudian Jaksa melakukan banding ke Pengadilan Tinggi dan vonis PN dikuatkan di tingkat banding. Selanjutnya, kasasi ditempuh Jaksa sampai akhirnya Mahkamah Agung memutuskan hukuman 3 bulan penjara.

  
Dewi Perssik, Dikenal Artis Kontroversi

Dewi Perssik lahir di Jember, Jawa Timur pada 18 Desember 1985 dengan nama lahir Dewi Murya Agung. Ia merupakan puteri dari H. Moch Aidil dan Hj. Sri Muna. Depe mengenyam pendidikan hingga tamat Madrasah Aliyah yang setingkat SMA. Ia sekolah mulai dari SD  hingga MAN di tanah kelahirannya, Jember. Usai tamat sekolah, Depe mulai memasuki dunia hiburan dengan menjadi penyanyi dangdut. Ia mengelaurkan album perdana berjudul Bintang pentas pada 2003.

Nama Dewi Perssik terus mengemuka seiring dengan kariernya yang semakin menanjak. Selain tenar lewat sinetron perdananya Mimpi Manis, Dewi Perssik juga lekat dengan goyangan gergaji dan aksi panggung menggunakan pakaian minim dan ketat. Sebagai pendatang baru, Dewi memang dikenal gemar menggunakan busana sangat minim dan ketat dalam setiap penampilannya. Selain itu, gaya panggung dengan 'goyang gergaji-nya' dinilai terlalu seronok Akibat aksi panggungnya berbagai daerah pernah mencekalnya dengan alasan menghindari kerawanan sosial.



Bukan itu saja, akibat ulanya juga ia  sepertinya harus menanggung malu seperti kejadian pada tahun 2005 saat dirinya manggung di sebuah acara televisi, bagian tubuh sensitif tubuhnya  menjadi konsumsi umum. kemben yang tengah ia pakai melorot sehingga menampakkan sebagian payudaranya. Walaupun berlangsung selama beberapa detik, gambar kejadian memalukan itu tersebar di internet dan televisi yang sedang siaran langsung.

Tahun 2008, Dewi Persik banyak menghadapi pencekalan dari pemerintah daerah. Pemerintah Kota Tangerang tercatat mengawali pencekalan atas Dewi. Pemda berdalih pencekalan bermaksud menghindari kerawanan sosial dan berkaitan dengan Peraturan Daerah (Perda) No. 8 Tahun 2005 tentang pelarangan pelacuran di daerah itu.

Tak hanya Walikota Tangerang yang melarang Dewi tampil di kotanya. Walikota Bandung juga mencekal Dewi Persik serta artis-artis yang memiliki goyangan terlalu mengundang syahwat. Pelarangan ini kemudian diikuti kota Walikota Depok, MUI Sumatera Selatan, Bupati Sukabumi, Bupati Probolinggo, dan Walikota Balikpapan.

Atas pencekalan dirinya, Dewi Persik melontarkan pernyataan yang semakin memperkeruh suasana. Dirinya menganggap pencekalan merupakan bentuk pencemaran nama baik dan karakternya. Dewi pernah menyampaikan akan membawa persoalan ini ke jalur hukum. Pemberitaan mengenai kontroversi pencekalan akhirnya mendapat tanggapan dari Menteri Pemuda dan Olahraga saat itu Adhiyaksa Dault dan Menteri Pemberdayaan Perempuan, Meutia Hatta.
Menpora melakukan hubungan telepon dengan Dewi Persik dan memintanya intropeksi atas apa yang terjadi. Beberapa hari berselang, Dewi mengaku bersalah dan merasa khilaf. Namun ia bersikukuh tidak akan meninggalkan gaya bergoyangnya.

Penyanyi dangdut ini lalu menjajal kemampuannya dalam dunia akting. Ia membintangi sejumlah film bergenre horror, dengan debutan perdananya bertajuk Tali Pocong Perawan. Film itu juga menuai kontroversi. Perannya sebagai gadis cantik Virnie dinilai mengumbar syahwat dan mengarah ke pornografi.

Jumat, 26 September 2014

Dewi Perssik, Terancam 6 Tahun Penjara




Belum lama ke luar dari bui, Dewi Perssik  kembali berurusan dengan hukum. Kali ini terkait pengakuannya yang diklaim bohong oleh CEO Lamborghini Indonesia Johnson Yaptonaga. Berikut kisruh Dewi Perssik dengan Johnson Yaptonaga yang mungkin kembali membawa Dewi Perssik masuk sel tahanan.

Dewi Perssik, Terancam 6 Tahun Penjara

Dewi Perssik (Depe) sepertinya tidak sadar dengan ocehannya di jejaring sosial bisa berakibat fatal. Ia dilaporkan Chief Executive Officer (CEO) Lambhorghini Indonesia Johnson Yaptonaga dengan tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik seperti diatur dalam pasal 310 dan 311 KUHP dan juga pasal 27 ayat 3 jo Pasal 45 UU no 11 tahun 2008 tentang ITE  dengan pidana penjara paling lama 6 tahun atau denda paling banyak Rp. 1 miliar.

Johnson bersama kuasa hukumnya, Hotman paris Hutapea mendatangi Polda Metro Jaya pada Jumat (19/9/2014). Mereka melaporkan Dewi perssik dengan tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik.
Awalnya Hotman sudah menghubungi manajemen Depe. Namun karena tak ada penjelasan yang memuaskan, akhirnya Hotman memutuskan membawa masalah ini ke ranah hukum.  

Setelah membuat laporan, Johnson mengisyaratkan akan terus menggunakan instrument hukum, meski nanti kelak Depe meminta maaf.
“karena jelas-jelan klien saya tidak punya akun twitter . tapi dia ngaku pacaran dengan pemilik akun twitter yang disebutnya merujuk kepada klien saya. Apalagi ada kata-kata dia kekasihnya, sudah tidur bersama. Ini merugikan nama beliau,” jelas Hotman.

Saat ini Polda Metro jaya  sedang memproses laporan Johson terhadap Depe. Polda akan terlebih dahulu memanggil Johson sebagai pelapor kemudian Depe sebagai terlapor. Jadi siapa yang bohong dan siapa yang benar masih menjadi teka teki sampai semuanya terkuak di persidangan.

Pangkal Masalah Kisruh Depe dengan Bos Lamborghini

Pangkal permasalahan bermula ketika Depe yang ditanya media mengenai seputar asmara. Saat itu Depe  mengaku sudah menikah. “Saya sudah nikah tapi belum dirayakan. Saya belum ramai-ramai dan belum pesta juga,” kata Depe di Jakarta, Minggu (31/8/2014).

Pernyataan Depe itulah yang kemudian membuat reaksi media semakin bersemangat mencari tahu, siapa suami Depe kali ini. Seperti diketahui suami terakhir Depe adalah Aldi taher setelah menikah dengan Saipul Jamil dan Ferry Yusuf Mansyur. Meski tak menyebutkan nama, Depe menyebut ciri-ciri suaminya yang dirujuk sebuah tayangan infotainment adalah Johson Yaptonaga. Sebelumnya lewat akun twitter, Depe juga menjelaskan kepada followernya jika suaminya adalah pemilik akun twitter @Zionputra.




Memang masih belum jelas pria yang disebut Depe suaminya. Namun dari ciri-ciri fisik dan informasi yang diberikan Depe, banyak media merujuk kepada Johnson Yaptonaga. Apalagi Johnson dan Depe diketahui pernah tertangkap kamera sedang latihan mobil di Sentul 2012 silam. Setelah berita merebak, Depe yang semulanya mengaku sudah menikah, justru membantah. Ia bahkan memaki-maki jurnalis yang dinilainya sebagai pembuat berita bohong.

Pemberitaan yang sudah terlanjur merebak, membuat Johnson geram. Meski Depe akhirnya membantah, Johnson merasa nama baiknya sudah tercemar. Belum lagi, ia sudah memiliki istri dengan tiga anak.
“Saya memang mengenal Depe. Tapi hanya sekedar urusan bisnis,” kata Johnson.

Johnson yang menilai Depe sudah membuat pernyataan bohong, kemudian ditemani kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea melaporkan Depe ke Polda Metro Jaya Jumat (19/9/2014).
“Dia sudah diperingatkan. Tapi diambangkan,” kata Hotman Paris.